Dummy

4 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Mencetak Brosur

Sebelum mencetak brosur sebaiknya anda melakukan perencanaan dengan teliti dan hati-hati,
agar biaya yang telah dikeluarkan mendatangkan hasil maksimal sesuai harapan anda. Ingat
“Promosi yang efektif adalah dengan biaya promosi yang sesuai yang dapat mendatangkan
keuntungan penjualan”. Berikut ini adalah 4 hal yang harus anda perhatikan sebelum
mencetak brosur.

1. Apa tujuan anda dalam mencetak brosur?
Tentukan tujuan anda dalam membuat brosur, apakah untuk Informasi, yaitu anda ingin
menginformasikan kegiatan sosial atau sosialisasi dari suatu program baru atau informasi rinci
tentang produk/jasa anda. Selain itu apakah brosur dibuat untuk tujuan Menjual Produk/Jasa,
agar mendapatkan keuntungan lebih banyak. Atau mungkin, apakah sebagai Reminder
(pengingat), yang isinya hal-hal yang dapat menguatkan Brand Image perusahaan anda untuk
mengingatkan pelanggan setia akan produk/jasa anda, yang isinya bisa hal-hal yang
menginspirasi atau menghibur.
Dengan mengetahui tujuan eksplisit anda dalam membuat brosur yang sesuai dengan harapan
anda nantinya, maka anda dengan mudah dapat menetapkan tujuan tersebut ke dalam
konsep desain, kualitas yang diinginkan dan harganya.

2. Siapa pelanggan potensial anda?
Apakah anda ingin menjangkau pelanggan atau orang-orang sudah mengenal produk anda
atau yang belum mengenal produk anda? Apakah pembacanya laki-laki / perempuan?
Apakah mereka masih anak-anak, anak muda (ABG) atau sudah dewasa? Apakah mereka
sudah menikah? Apakah mereka sudah mempunyai anak? dan sebagainya.
Target ini akan mempengaruhi gaya desain dan menyebabkan ketertarikan pelanggan dalam
menerima brosur anda. Tentunya akan tidak nyambung jika jualan baju anak-anak yang lucu
didesain dengan gaya gothic yang menyeramkan? Yang mana hal ini akan membuat ilfil
orang yang menerima brosur anda dan akhirnya menjadi sia-sia.

3. Jenis bahan dan dimensi cetak yang bagaimana yang anda butuhkan?
Flyer / selebaran / brosur biasanya dibaca oleh target dengan sangat cepat, bahkan hanya
kurang dari 5 detik. Jika mereka tertarik maka akan diambil atau diterimanya dan mungkin
bisa mereka simpan hingga beberapa waktu lamanya. Bahan brosur yang digunakan akan
memberi kesan tersendiri bagi calon pelanggan, jika menggunakan kertas yang bagus
seperti art paper pelanggan pasti lebih berkesan menerimanya dibandingkan dengan
bahan hvs, namun perlu disesuaikan dengan anggaran dan kebutuhan promosi anda.
Oleh karena itu, tentukanlah jenis bahan yang akan digunakan yang sesuai dengan
kebutuhan anda, apakah itu kertas hvs atau kertas artpaper berikut dengan ketebalannya.
Selain itu, adalah mengenai dimensi brosur, idealnya ukuran flyer / selebaran / brosur
berukuran A5 (14,8cm x 21cm) atau ukuran DL (9,9cm X 21 cm) atau jika informasi yang
akan ditampilkan cukup banyak atau detail, yang paling besar adalah berukuran A4
(21cm x 29,7cm) dan jika perlu hendaknya dilipat menjadi lebih keci. Dimensi dan ukuran
yang sesuai akan memudahkan jika dipegang dan disimpan oleh pelanggan.

4. Berapa oplah cetak yang anda butuhkan?
Hal ini sangat penting terkait dengan anggaran dan biaya. Jika anda ingin mempromosikan
produk dengan jangka waktu pendek dengan jumlah target terbatas, ada baiknya anda
mecetak brosur dengan jumlah 1000 lembar atau bisa juga lebih, tergantung kebutuhan
promosinya dan gencarnya menyebarkan brosurnya. Jika promosi jangka lama, cetaklah
dengan jumlah minimal 5000 lembar atau lebih. Atau dicetak sesuai dengan target
market anda dan kebutuhan anda.

Demikian 4 hal yang harus diperhatikan sebelum mencetak brosur, semoga bermanfaat
dan menjadi inspirasi.

0 0
Feed