Free Consultation
 +6221 5694 3928, +6281 6193 7806

TENTANG KAMI

Our Company

Kami adalah perusahaan skala nasional yang berlokasi di Jakarta dengan pengalaman lebih dari 12 tahun dibidang percetakan, promosi dan desain grafis. Kami menyediakan produk cetak berkualitas dengan harga kompetitif, mudah dipesan dan dibayar secara online serta dikirim langsung ke alamat anda dengan cepat.

Testimonies

Inul Daratista
Founder Inul Vizta Family KTV

"Puas banget dengan hasil print dan desain di CetakPromo. 

Semua materi promosi usaha karaoke saya dibuat oleh CetakPromo, 

mulai dari flyer, buku menu, banner, signage, dan exterior fasad karaoke. 

Bahkan diawal usaha karaoke saya, desain logo Inul Vizta dan 

konsep brandingnya juga dibuat oleh CetakPromo. 

Selama lebih dari 12 tahun kita bekerjasama, pelayanan selalu 

sangat memuaskan dan yang lebih penting lagi adalah kami selalu 

diberikan solusi yang terbaik, baik dari segi kualitas maupun harga."

News

  • 17/05/2017 - CetakPromo.com 2 Komentar
    Pentingnya Company Profile bagi Perusahaan

    Dengan adanya Company Profile (compro) perusahaan mampu memperkenalkan berbagai 

    informasi penting kepada pihak-pihak yang membutuhkan informasi tersebut khususnya calon 

    konsumen. Sehingga bisnis yang dijalankan perusahaan tersebut berkembang pesat.


    Company Profile merupakan salah satu media yang merepresentasikan sebuah perusahaan 

    (organisasi). Company Profile berisi gambaran umum perusahaan, di mana perusahaan bisa 

    memilih poin-poin apa saya yang ingin disampaikan secara terbuka kepada publiknya 

    disesuaikan dengan kepentingan publik sasaran, apakah company profile dibuat untuk 

    konsumen, bank, pemasok, atau lembaga lain. Tujuan pembedaan tersebut tiada lain untuk
    menciptakan kepuasan publik. Publik puas jika kepentingannya terpenuhi. Salah satunya 

    adalah kepentingan untuk mendapatkan informasi tentang aktivitas perusahaan.


    Selain itu, Company Profile merupakan penjelasan mengenai perusahaan termasuk 

    produknya secara verbal maupun grafik yang mengangkat corporate value serta product value 

    serta keunggulan perusahaan dibandingkan pesaing berdasarkan kedua value diatas.

    Corporate value atau nilai-nilai perusahaan tercemin dalam beberapa hal berikut :
    1. Sejarah Berdirinya Usaha
    Sejarah berdirinya usaha menggambarkan kepada pihak-pihak lain yang berhubungan dengan
    perusahaan ataupun kosumen mengenai dasar atau landasan usaha ini berdiri apakah cukup 

    kuat secara pengalaman dan keutuhan individu yang terlibat didalamnya.
    2. Visi & Misi Usaha
    Visi merupakan cita-cita yang ingin dicapai oleh usaha kita dalam jangka panjang atau 

    dengan kata lain perusahaan dalam periode tertentu ingin menjadi perusahan yang seperti apa ? 

    (What to Be ?)
    Misi merupakan cara-cara yang digunakan usaha dalam mencapai visi usaha (How to Be?). 

    Misi dapat berupa pernyataan kalimat atau kata yang mengingatkan pelaku usaha untuk bekerja 

    sesuai Misi dalam mencapai tujuan perusahaan.
    3. Struktur Organisasi
    Struktur organisasi berisi susunan/hirarki tanggung jawab pekerjaan dalam perusahaan berikut 

    nama individu pada masing-masing pekerjaan. Kegunaan struktur organisasi dalam company 

    profile adalah agar konsumen atau pihak-pihak lain yang bekerjasama dengan perusahaan 

    dapat mengetahui person in charge yang langsung berhubungan dengan mereka dalam 

    pekerjaan ataupun masalah.
    4. Kinerja Perusahaan
    Kinerja perusahaan terdahulu dapat dibedakan atas :

    • Pengalaman Pekerjaan Terdahulu
    Pengalaman perusahan dalam menangani pekerjaan terdahulu dapat dilakukan secara verbal/

    tulisan ataupun visual/grafik dengan menampilkan dokumentasi foto/video hasil pekerjaan tersebut.

    • Laporan Keuangan Perusahaan
    Laporan keuangan perusahaan diperlukan bergantung kepada kebutuhan akan company profile 

    tersebut. Apabila company profile dibutuhkan dari segi keuangan seperti untuk investasi/saham 

    atau kerjasama dengan lembaga keuangan maka laporan keuangan perusahaan diperlukan 

    sebagai data penting dalam pertimbangan kerjasama tersebut.
    Sedangkan apabila company profile tidak dibutuhkan dalam segi keuangan atau company profile 

    dibutuhkan oleh klien/konsumen yang membutuhkan produk/servis perusahaan maka laporan 

    keuangan tidak dibutuhkan.
    Laporan keuangan perusahaan hanya ditampilkan dalam company profile pada media print saja 

    tidak di media lain atau media televisi.

    Product Value atau nilai-nilai produk/servis yang dihasilkan oleh perusahaan dapat dicerminkan 

    oleh faktor-faktor marketing mix khususnya 7P yaitu Product, Price, Promotion, Placement, 

    People, Process, dan Physical Evidence. Penjelasan dari masing-masing marketing mix adalah 

    sebagai berikut :

    1. Product
    Strategi mengenai bagaimana produk usaha kita dapat menarik hati konsumen untuk membelinya. 

    Produk usaha kita dapat dibedakan berdasarkan mutu / kualitas, ukuran, desain, kemasan, dan 

    kegunaan lebih dibandingkan pesaing.
    2. Price
    Strategi mengenai bagaimana produk kita lebih menarik konsumen dari segi harga dibandingkan 

    pesaing. Umumnya konsumen lebih tertarik kepada produk dengan harga yang lebih murah. 

    Selain dari segi harga, kita dapat membedakan produk kita berdasarkan harga satuan dan harga 

    grosir, syarat pembayaran, diskon/potongan harga, serta sistem buy 1 get 1 free.
    3. Promotion
    Strategi mengenai bagaimana produk kita dapat dikenal oleh konsumen melalui beberapa cara :
        • Advertising (Iklan)
          Beriklan dapat dilakukan melalui media berikut :
          - Media Cetak : Brosur, spanduk, poster, iklan majalah/koran.
          - Media TV dan Radio (Broadcast) : Iklan TV, Iklan Radio
        • Sales Promotion 

          Promosi melalui acara / pameran yang digelar di tempat keramaian dimana konsumen produk 

          berada dan juga dilakukan penjualan ditempat.

        • Personal Selling 

          Promosi melalui penjualan langsung ke tempat konsumen berada dengan menawarkan dan 

          kemungkinan untuk dapat mencoba produk secara langsung.

        • Public Relation
          Cara promosi ini cenderung untuk membuat image perusahaan baik dimata konsumen bukan
          mempromosikan produk secara langsung. Umumnya dilakukan oleh perusahaan besar.
    4. Placement
    Merupakan cara untuk mendistribusikan produk kita untuk sampai ke tangan konsumen. 

    Sistem distribusi yang dilakukan dapat secara langsung ke konsumen atau melalui pedagang 

    perantara seperti wholesaler (pedagang besar) atau retailer (pedagang kecil).
    5. People
    Merupakan kriteria sumber daya manusia secara umum yang dapat meningkatkan penjualan 

    produk ke konsumen secara langsung ataupun tidak langsung.
    6. Process
    Proses yang ditampilkan kepada konsumen agar konsumen tertarik untuk membeli. Proses yang 

    dapat ditampilkan seperti proses produksi yang baik ataupun proses pelayanan terhadap konsumen.
    7. Physical Evidence
    Penampilan fisik serta keadaan dari fasilitas pendukung atau sarana dalam menjual produk yang 

    dapat dilihat langsung oleh konsumen. Seperti tempat yang menarik dan bersih untuk restoran.

    Berdasarkan marketing mix diatas, perusahaan dapat mengidentifikasikan dirinya dengan 

    para pesaing/kompetitor untuk kemudian menentukan dari faktor-faktor manakah dari ketujuh 

    marketing mix tersebut, perusahaan memiliki keunggulan (competitive advantage) dibandingkan 

    pesaing. Setelah perusahaan berhasil mengidentifikasikan posisinya maka ANGKATLAH
    KELEBIHAN tersebut sebagai ”selling point” dalam company profile khususnya dari
    segi produk/service.

    Fungsi utama company profile adalah sebagai media komunikasi/penyampaian informasi tertentu 

    tentang perusahaan pada
    pihak-pihak yang membutuhkan, baik di dalam maupun di luar perusahaan. Dengan
    fungsi potensial ini, Company Profile yang efektif paling tidak harus memuat
    beberapa hal berikut :
    1. Representasi Perusahaan. Company Profile adalah gambaran tentang Perusahaan.
    Desain company profile pertama-tama harus representatif, sesuai dengan kesan, karakter dan 

    image yang telah dibangun dan ingin ditampilkan oleh perusahaan. Umumnya kesan, karakter 

    dan image yang ditampilkan pada company profile itu formal/resmi, konservatif, profesional,
    punya integritas, kredibel dan akuntabel. Tetapi ada juga perusahaan yang ingin lebih 

    kelihatan casual, dinamis, egaliter, ramah, hangat dan akrab, berani tampil beda sambil tetap 

    menjaga profesionalitas, integritas, kredibilitas dan akuntabilitas.
    Pada akhirnya yang menentukan kesan, karakter dan image seperti apa yang akan ditampilkan 

    adalah sifat dari bisnis yang dijalankan oleh perusahaan (company profile sebuah law firm, 

    misalnya, pasti akan berbeda dengan animation house), atau preferensi dari top decision maker
    dalam perusahaan tersebut. Sering ditemukan company profile sebuah perusahaan
    yang desainnya sangat tidak biasa, karena top decision makernya memang
    menginginkan hal yang seperti itu.
    2. Informatif
    Selain representatif, desain company profile juga harus bisa membantu supaya setiap 

    informasi yang ada ditampilkan dengan benar, akurat, dan lengkap, dan disajikan dengan cara 

    yang menarik, jelas dan mudah untuk dimengerti.
    Untuk memenuhi kedua hal di atas, pemahaman tentang pemakaian wujud (form) dan ruang 

    (space), tipografi, foto/ilustrasi, warna, dan layout yang tepat memegang peranan yang sangat 

    penting. Selain itu perlu diperhatikan juga cara dan metode distribusi dan penyampaiannya.
    3. Struktur

    Meski desain sebuah company profile bisa
    berbeda satu sama lain, tapi struktur isinya pada dasarnya sama. Umumnya
    company profile memuat hal-hal informatif seperti : sejarah perusahaan, profil
    perusahaan dan divisi/unit-unit bisnis yang ada, features (tulisan khusus
    tentang kekhasan perusahaan yang layak untuk diangkat), informasi produk/jasa
    yang ada dan daftar klien atau proyek yang pernah dilayani atau dikerjakan oleh
    perusahaan.
    4. Komunikasi
    Company profile bisa digunakan untuk mewakili dan melengkapi komunikasi lisan demi 

    terciptanya mutual-understanding.
    5. Menghemat waktu transaksi
    Pihak-pihak lain yang berkaitan dengan bisnis perusahaan tidak perlu menanyakan secara 

    detail tentang perusahaan, produk, pasar, visi, misi, posisi keuangan, dan lainnya. Hal itu dapat 

    dipelajari melalui company profile, sebelum dan sesudah pertemuan.
    6. Membangun identitas dan citra korporat
    Company profile yang dikemas menarik, detail, jelas, dan mewah mencerminkan wajah 

    perusahaan di mata publik sebagai perusahaan yang besar dan bonafid.

    Keunggulan Media Cetak Company Profile
    · Terdokumentasi dan terekam. Publik bisa secara mudah membawa dan menyimpannya.
    · Dapat dibaca berulang kali.
    · Dapat dipadukan dengan media audiovisual company profile.

    Demikianlah bahasan Pentingnya Company Profile Bagi Perusahaan, semoga dapat 

    bermanfaat bagi anda yang berencana ingin membuat Company Profile perusahaan anda.

    Baca Lengkapnya
  • 22/03/2017 - CetakPromo.com 0 Komentar
    Meningkatkan Omzet Melalui Penyebaran Brosur yang Efektif

    Di era informasi digital yang canggih seperti sekarang ini, segala sesuatu dapat dilakukan melalui
    media digital, salah satunya adalah pemasaran. Pemasaran dengan media digital umumnya
    lewat media internet, televisi, radio, atau videotron. Pemasaran semacam ini memang sangat efektif,
    dan dapat meningkatkan omzet penjualan secara drastis. Tapi bagi pebisnis ulung, pemasaran digital
    bukanlah satu-satunya cara dalam mempromosikan produknya dan untuk meningkatkan omzet, karena
    cara seperti ini memerlukan biaya yang tidak sedikit, apalagi jika sebagai pelaku bisnis mengalami
    kendala dalam hal anggaran promosi. Cara-cara promosi tradisional masih menjadi cara yang ampuh
    dalam mempromosikan usaha atau meningkatkan omzet penjualan, contohnya adalah promosi
    dengan menggunakan Brosur atau Flyer.

    Promosi dengan brosur/flyer dinilai masih cukup efektif dan tentunya efisien karena berbagai alasan,
    diantaranya :

    · Biaya yang dikeluarkan lebih murah dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
    · Membangun kedekatan langsung kepada calon konsumen.
    · Memungkinkan si calon konsumen lebih mengingat produk yang ditawarkan dengan menyimpan brosur/flyer ini.

    Dan jangan salah, perusahaan-perusahaan besar yang sering promosi di Televisi dan Internet pun
    masih sering menyebar brosur/flyer, seperti perusahaan motor, rokok, jasa keuangan, dan elektronik,
    apalagi jika mereka baru saja membuat variasi produk baru, dijamin promosi yang mereka lakukan
    juga akan semakin gencar. Ini membuktikan bahwa promosi dengan brosur/flyer masihlah ampuh.
    Jadi, tak perlu ragu mempromosikan usaha anda lewat media brosur/flyer ini, just do it!

    Namun yang perlu anda perhatikan, tidak semua promosi dengan brosur/flyer ini dapat berjalan lancar,
    efektif dan efisien sehingga bisa berdampak pada peningkatan omzet penjualan. Banyak pelaku bisnis
    yang salah dalam menggunakan alat promosi ini, kesalahan yang sering terjadi yaitu:

    1. Desain brosur/flyer tidak menarik calon konsumen.
    2. Penyebarannya tidak tepat sasaran target market.
    3. Penyebarannya tidak pada tempat yang seharusnya.
    4. Penyebarannya tidak pada waktu yang tepat.

    Nah, sekarang pertanyaannya bagaimana cara agar promosi dengan brosur/flyer ini dapat berjalan
    lancar, efektif, efisien, dan dapat meningkatkan penjualan dan omzet usaha anda. Ada beberapa tips
    berkaitan dengan hal ini, apa sajakah itu? Simak ulasannya berikut ini:

    1. Buat Desain Brosur/Flyer yang Menarik, Jelas, dan Mudah Dipahami

    Desain yang menarik
    Sesuatu yang menarik pasti akan menarik perhatian, itulah hukum alam. Dalam dunia pemasaran
    bisnis juga begitu, kalau anda melihat iklan yang menarik pasti anda juga tertarik, alhasil anda akan
    mengingat sebuah produk yang menarik tersebut, dan kemungkinan di masa depan untuk membeli
    akan besar. Menarik ini bisa berasal dari berbagai sudut, misalnya desain yang menawan, lucu
    menggelitik, gambar bagus (misalnya model dalam brosur orangnya cantik atau ganteng), dan
    sebagainya. Jadi langkah awal, buatlah brosur semenarik mungkin yang sesuai dengan target anda.

    Isi brosur/flyer menjelaskan produk secara singkat dan padat
    Desain yang menarik saja belumlah cukup, karena desain yang menarik hanya akan menjadi
    hiburan semata tanpa memberikan hal positif bagi anda. Jangan membuat TM bosan
    dengan tulisan yang bertele-tele, buatlah informasi produk atau jasa yang dijual agar mudah
    dipahami dengan cepat. Melalui bodycopy/tulisan yang komunikatif, bangkitkan kebutuhan TM
    terhadap produk yang akan dijual. Selain itu cantumkan hal-hal pokok dari produk atau jasa yang
    ditawarkan, misalkan harga, keunggulan produk, bagaimana cara belinya, boleh juga diberikan
    diskon jika memungkinkan, serta informasi-informasi yang diperlukan lainnya.

    Headline langsung menjelaskan keunggulan produk
    5 detik pertama adalah saat yang menentukan bagi Target Market (TM) untuk menangkap produk apa
    yang dijual serta keunggulan utamanya. Headline dansubheadline (bila ada) serta visual harus dapat
    men-triger ( mendorong ) minatTM Misal, Jerawat ga datang lagi! Buktiin deh! (Produk anti jerawat), …….
    Dengan headline dan visual tersebut membuat orang dibawa untuk melihat isi brosur secara keseluruhan.

    Mengajak TM untuk segera action
    Jangan lupa informasi produk sedetail apapun tidak akan ada gunanya bila TM tidak diajak untuk action.
    Misal,… Ayo kapan lagi anda bisa dapat produk seperti ini, mumpung promosi buruan datang! Atau ….
    segera kunjungi sekarang juga, dapatkan hadiah menarik untuk 25 orang pertama.

    Grafis dan artistik
    Warna: Jangan terlalu ramai sehingga membuat TM tidak fokus. Sebaiknya warna dibuat yang
    “eye catching” agar brosur dapat menarik perhatian. Dan jangan pucat yang membuat TM jadi malas
    mengambilnya atau menerimanya.
    Lay out atau tata letak: Disusun sesuai flow/alur baca sehingga TM tidak muter-muter dalam melihat
    informasi pada brosur/flyer.

    Alamat tempat usaha atau perusahaan
    Untuk penutup jangan lupa cantumkan alamat, no telpon atau email dimana produk atau jasa bisa
    didapatkan atau dapat dikunjungi TM.

    2. Sebar Brosur/Flyer ke Target Market, Calon Pelanggan di Waktu yang Tepat
    Meskipun biaya pembuatan brosur tergolong murah jika dibandingkan media promosi lainnya,
    namun jika tidak tepat sasaran akan sama halnya dengan membuang uang secara percuma.

    Agar omset meningkat, sebaiknya tentukan terlebih dahulu siapa yang akan menjadi target market
    anda secara demografi. Kelompokan pelanggan potensial Anda berdasarkan jenis kelamin, usia,
    agama, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, dan faktor demografi lainnya. Anda tidak perlu
    menggunakan semua contoh diatas, yang penting sudah mendefinisikan siapa pelanggan
    potensial Anda.

    Disamping itu juga anda sudah menentukan target market anda berdasarkan geografi. Tentukanlah
    lokasi mana saja yang dijangkau oleh bisnis Anda. Ada banyak cara untuk menentukan lokasi
    yang akan menjadi target pasar. Misalnya berdasarkan daerah tertentu atau radius tertentu atau
    mungkin kota tertentu. Usahakan jangan mendefinisikan target lokasi terlalu umum atau
    luas. Membuat prioritas lokasi dan demografi akan memudahkan anda dalam membuat strategi
    pemasaran produk.

    Misalnya untuk target pelanggan mahasiswa, rumah tangga, atau perusahaan. Penentuan target
    market ini dipilih berdasarkan pasar yang paling potensial dan bisa dijangkau dalam jangka pendek.
    Contohnya, seandainya pasar yang paling potensial adalah mahasiswa, karena lokasi bisnis ada
    didekat kampus, atau sekolah, maka penyebaran brosur/flyer dapat dilakukan di kampus atau
    di sekolah yang akan kita jadikan target market tersebut. Sedangkan apabila rumah tangga memiliki
    pasar yang paling potensial, maka kita menyebarkan brosur ke dalam kompleks perumahan.
    Dan jika targetnya karyawan bisa kita sebarkan ke perkantoran atau kantin, resto/café tempat
    nongkrong eksmud/karyawan.

    Anda juga bisa melakukan penyebaran brosur pada seminar atau pameran yang sesuai dengan
    target market anda, misalnya pada pameran komputer, walaupun anda tidak menjadi peserta di
    pameran tersebut anda bisa mencetak brosur/flyer lalu membagikannya di area parkir kendaraan
    Karena umumnya orang yang datang ke pameran tersebut pasti sedang mencari info terkini
    tentang dunia komputer. Atau bisa juga anda menyisipkan brosur/flyer ke dalam surat
    kabar/tabloid yang sesuai dengan target pelanggan anda.

    Selain itu, penyebaran brosur/flyer harus disesuaikan dengan tempat dan waktu yang tepat.
    Target anda tersebut bisa menjadi sia-sia jika anda tidak menyesuaikan tempat dan waktu
    yang baik. Apa maksudnya? Begini, sebuah keramaian itu belum tentu sesuai dengan produk
    yang anda tawarkan. Misalkan, ada sebuah ujian CPNS, pastilah ramai sekali, sedangkan anda
    menyebar brosur dengan produk makanan, apakah cocok? Apakah maksimal? Saya rasa tidak.
    Beda lagi jika anda menawarkan sebuah buku dengan judul “Rahasia lulus CPNS” nah ini baru tepat.

    Contoh lain, anda punya produk kredit motor, target anda adalah semua kalangan mulai dari
    dewasa hingga manula, pria dan wanita, kemudian anda menyebar brosur di jalan raya
    (seperti yang banyak anda lihat), apakah efektif? Menurut saya tidak, karena orang yang sedang
    berkendara itu kurang maksimal dalam memperhatikan tawaran seperti brosur dan sebagainya
    karena mereka bisa saja sedang tergesa-gesa dan lebih butuh konsentrasinya untuk berkendara.
    Anda juga harus memikirkan, kondisi orang seperti apa yang membutuhkan kredit dalam
    membeli motor, apakah kalangan atas, menengah, atau kalangan bawah, kemudian tentukan
    lingkungan di mana mereka bergaul.

    Kesan di Lapangan
    Ketika anda atau pegawai anda menyebarkan brosur, setidaknya anda atau pegawai pasti
    akan berucap, bertingkah laku, dan berekspresi. Ini sangatlah penting, sebisa mungkin tunjukkan
    kesan yang baik kepada si penerima brosur. Dengan memberikan kesan yang baik, respon dari calon
    konsumen juga pasti baik, ini merupakan langkah awal dalam membangun komunikasi yang baik
    dengan konsumen. Ketika memberikan brosur tersebut, setidaknya berilah salam, berucap maaf karena
    mengganggu, dan ceritakan secara ringkas tentang produk yang anda tawarkan beserta
    keunggulan-keunggulannya.

    Tapi ingat, jika konsumen menanyakan perbandingan kelebihannya dengan produk pesaing, jangan
    pernah mencela produk pesaing tersebut. Hal ini malah akan menghinakan produk anda sendiri
    dan konsumen juga akan merasakan ilfil (ilang fealing) dan risih. Karena itulah, daripada menghina
    mending anda mempersiapkan deskripsi yang memikat dari produk anda ketimbang produk pesaing.

    Mungkin anda juga perlu melakukan promosi yang dapat menarik pelanggan baru yaitu dengan
    cara melakukan demo di depan counter anda, atau kegiatan promosi lainnya dengan tujuan konsumen
    mau datang, dan mencoba produk/jasa yang anda jual.

    Menyebarkan lebih banyak
    Sia sia rasanya jika brosur yang sudah anda buat tidak diinformasikan kepada Target Market.
    Semakin banyak brosur yang anda sebarkan semakin kuat “Brand Image” produk atau jasa anda yang
    otomatis tentunya akan meningkatkan penjualan anda. Berdasarkan survey dari penyebaran
    sebuah brosur, dari 5000 brosur yang dicetak kemudian diletakan disebuah tempat umum diatas meja,
    ada 10% orang yang lewat tertarik mengambilnya, dan dari 10% orang yang mengambil brosur tadi
    itu memutuskan untuk membelinya, itu artinya ada 50 orang konsumen membeli produk atau jasa
    yang ditawarkan pada brosur itu. Hal itu berlaku jika brosur diletakkan saja di sebuah meja
    di keramaian, bayangkan jika brosur/flyer yang anda cetak dan langsung anda bagikan ke tangan
    calon konsumen….dari 5000 brosur/flyer yang anda cetak dan bagian langsung kepada konsumen,
    kemungkinan ada 10%-nya atau 500 orang yang memutuskan untuk membeli produk
    atau jasa anda.

    Jadi, dengan menyebarkan lebih banyak brosur/flyer maka membuat banyak orang mengetahui
    tentang produk/jasa yang anda jual dan akan mendatangkan banyak keuntungan bagi bisnis anda.

    3. Pengukuran dan Evaluasi
    Setelah semua hal diatas telah dilakukan step by stepnya, untuk mengetahui apa saja
    perkembangan yang terjadi pada usaha anda setelah melakukan aktifitas promosi tersebut, terakhir
    yang perlu anda lakukan adalah Evaluasi dan Pengukuran. Yang mana Evaluasi dan Pengukuran ini
    selalu menjadi agenda yang tidak bisa ditinggalkan dari setiap aktifitas bisnis, termasuk dalam
    promosi menyebar brosur ini. Anda harus membuat pengukuran dan penilaian, apakah kegiatan
    promosi dengan brosur yang anda lakukan sudah baik atau belum, kemudian evaluasi
    kekurangan-kekurangan yang anda temukan. Ingat, pengukuran dan penilaian ini kurang tepat jika
    dilakukan oleh orang yang merancang kegiatan promosi via brosur ini, kenapa? Yah karena
    orang tersebut yang membuat pasti juga akan merasa sudah baik apa yang dibuatnya, seperti halnya
    anda menilai diri anda sendiri, pastilah kurang tepat.

    Jadi, bagaimana anda melakukan pengukuran dan penilaian? Mudah saja, jika memungkinkan
    ajaklah konsumen anda untuk menilai brosur yang anda jadikan alat pemasar tadi. Ajaklah dia
    mengomentari kegiatan penyebaran brosur anda, mulai dari design brosur, waktunya apakah
    mengganggu atau tidak, serta hal-hal lainnya yang dirasa perlu. Dari komentar-komentar
    tersebut, anda bisa melakukan evaluasi dan menyempurnakan apa yang belum sempurna.

    Oke, mungkin itu saja ulasan tentang cara Meningkatkan Omzet Melalui Penyebaran Brosur/Flyer
    yang dapat kami berikan kepada anda. Semoga pembahasan diatas dapat menambah pengetahuan
    dan wawasan anda dan tentunya bermanfaat bagi perkembangan bisnis anda.

    Baca Lengkapnya
  • Dummy
    03/03/2017 - CetakPromo.com 0 Komentar
    4 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Mencetak Brosur

    Sebelum mencetak brosur sebaiknya anda melakukan perencanaan dengan teliti dan hati-hati,
    agar biaya yang telah dikeluarkan mendatangkan hasil maksimal sesuai harapan anda. Ingat
    “Promosi yang efektif adalah dengan biaya promosi yang sesuai yang dapat mendatangkan
    keuntungan penjualan”. Berikut ini adalah 4 hal yang harus anda perhatikan sebelum
    mencetak brosur.

    1. Apa tujuan anda dalam mencetak brosur?
    Tentukan tujuan anda dalam membuat brosur, apakah untuk Informasi, yaitu anda ingin
    menginformasikan kegiatan sosial atau sosialisasi dari suatu program baru atau informasi rinci
    tentang produk/jasa anda. Selain itu apakah brosur dibuat untuk tujuan Menjual Produk/Jasa,
    agar mendapatkan keuntungan lebih banyak. Atau mungkin, apakah sebagai Reminder
    (pengingat), yang isinya hal-hal yang dapat menguatkan Brand Image perusahaan anda untuk
    mengingatkan pelanggan setia akan produk/jasa anda, yang isinya bisa hal-hal yang
    menginspirasi atau menghibur.
    Dengan mengetahui tujuan eksplisit anda dalam membuat brosur yang sesuai dengan harapan
    anda nantinya, maka anda dengan mudah dapat menetapkan tujuan tersebut ke dalam
    konsep desain, kualitas yang diinginkan dan harganya.

    2. Siapa pelanggan potensial anda?
    Apakah anda ingin menjangkau pelanggan atau orang-orang sudah mengenal produk anda
    atau yang belum mengenal produk anda? Apakah pembacanya laki-laki / perempuan?
    Apakah mereka masih anak-anak, anak muda (ABG) atau sudah dewasa? Apakah mereka
    sudah menikah? Apakah mereka sudah mempunyai anak? dan sebagainya.
    Target ini akan mempengaruhi gaya desain dan menyebabkan ketertarikan pelanggan dalam
    menerima brosur anda. Tentunya akan tidak nyambung jika jualan baju anak-anak yang lucu
    didesain dengan gaya gothic yang menyeramkan? Yang mana hal ini akan membuat ilfil
    orang yang menerima brosur anda dan akhirnya menjadi sia-sia.

    3. Jenis bahan dan dimensi cetak yang bagaimana yang anda butuhkan?
    Flyer / selebaran / brosur biasanya dibaca oleh target dengan sangat cepat, bahkan hanya
    kurang dari 5 detik. Jika mereka tertarik maka akan diambil atau diterimanya dan mungkin
    bisa mereka simpan hingga beberapa waktu lamanya. Bahan brosur yang digunakan akan
    memberi kesan tersendiri bagi calon pelanggan, jika menggunakan kertas yang bagus
    seperti art paper pelanggan pasti lebih berkesan menerimanya dibandingkan dengan
    bahan hvs, namun perlu disesuaikan dengan anggaran dan kebutuhan promosi anda.
    Oleh karena itu, tentukanlah jenis bahan yang akan digunakan yang sesuai dengan
    kebutuhan anda, apakah itu kertas hvs atau kertas artpaper berikut dengan ketebalannya.
    Selain itu, adalah mengenai dimensi brosur, idealnya ukuran flyer / selebaran / brosur
    berukuran A5 (14,8cm x 21cm) atau ukuran DL (9,9cm X 21 cm) atau jika informasi yang
    akan ditampilkan cukup banyak atau detail, yang paling besar adalah berukuran A4
    (21cm x 29,7cm) dan jika perlu hendaknya dilipat menjadi lebih keci. Dimensi dan ukuran
    yang sesuai akan memudahkan jika dipegang dan disimpan oleh pelanggan.

    4. Berapa oplah cetak yang anda butuhkan?
    Hal ini sangat penting terkait dengan anggaran dan biaya. Jika anda ingin mempromosikan
    produk dengan jangka waktu pendek dengan jumlah target terbatas, ada baiknya anda
    mecetak brosur dengan jumlah 1000 lembar atau bisa juga lebih, tergantung kebutuhan
    promosinya dan gencarnya menyebarkan brosurnya. Jika promosi jangka lama, cetaklah
    dengan jumlah minimal 5000 lembar atau lebih. Atau dicetak sesuai dengan target
    market anda dan kebutuhan anda.

    Demikian 4 hal yang harus diperhatikan sebelum mencetak brosur, semoga bermanfaat
    dan menjadi inspirasi.

    Baca Lengkapnya
  • Dummy
    03/03/2017 - CetakPromo.com 0 Komentar
    Ukuran Kertas Standar Internasional

    Kertas merupakan bahan baku utama untuk pembuatan brosur, flyer, selebaran, dan media 

    promosi lainnya. Karena penggunaannya yang cukup luas dan bermacam-macam maka diperlukan 

    kesepakatan ukuran standar kertas baik secara regional (lokal) maupun secara global (internasional). 

    Adapun Ukuran kertas secara umum terbagi menjadi 5 Seri utama yaitu :

    1. Seri A
    2. Seri B
    3. Seri C
    4. Seri R
    5. Seri F

    Setiap seri memiliki ukuran yang berbeda-beda dan tidak semua negara menggunakan seri yang sama 

    sebagai acuan dalam penggunaan kertas. Mari kita kupas lebih dalam ukuran kertas beradasarkan seri.
    1. Seri A
    Seri ini adalah seri yang paling jamak digunakan dalam dunia percetakan, penerbitan dan perkantoran. 

    Seri A merupakan seri yang sudah mendapatkan ISO 2016, artinya diseluruh dunia ukuran Seri A ini 

    akan sama. Seri A ini terbagi menjadi beberapa ukuran. Ukuran terbesarnya adalah A0 dengan ukuran 

    dalam milimeter 841 x 1189, jika dikalikan dan dibulatkan ukuran ini jumlahnya adalah sebesar 1 m2
    atau tepatnya 99.949 mm. Untuk ukuran kertas Seri A adalah sebagai berikut :
    A0 = 841 x 1189 mm
    A1 = 594 x 841 mm
    A2 = 420 x 594 mm (ukuran favorit cetak poster)
    A3 = 297 x 420 mm
    A3+ = 318 x 480 mm
    A4 = 210 x 297 mm (ukuran favorit cetak brosur)
    A5 = 148 x 210 mm (ukuran favorit cetak brosur)
    A6 = 105 x 148 mm
    A7 = 74 x 105 mm
    A8 = 52 x 74 mm
    A9 = 37 x 52 mm
    A10 = 26 x 37 mm

    2. Seri B
    Seri B ini lebih besar dari seri A, adapun penggunaannya banyak digunakan untuk poster dan 

    kalender dinding.
    B0 = 1000 x 1414 mm
    B1 = 707 x 1000 mm
    B2 = 500 x 707 mm (Ukuran favorit cetak poster & cetak Kalender dinding)
    B3 = 353 x 500 mm (Ukuran favorit cetak poster & cetak Kalender dinding)
    B4 = 250 x 353 mm
    B5 = 176 x 250 mm (Ukuran favorit cetak buku / majalah)
    B6 = 125 x 176 mm
    B7 = 88 x 125 mm
    B8 = 62 x 88 mm
    B9 = 44 x 62 mm
    B10 = 31 x 44 mm

    3. Seri C
    Biasanya digunakan untuk ukuran kartu pos, map amplop dan lain sebagainya dikarenakan ukurannya 

    yang lebih besar dari ukuran seri A (untuk lebih detailnya lihat gambar diatas).
    C0 = 917 x 1297 mm
    C1 = 648 x 917 mm
    C2 = 458 x 648 mm
    C3 = 324 x 458 mm
    C4 = 229 x 324 mm
    C5 = 162 x 229 mm
    C6 = 114 x 162 mm
    C7 = 81 x 114 mm
    C8 = 57 x 81 mm
    C9 = 40 × 57 mm
    C10 = 28 × 40 mm

    4. Seri R
    Jika Anda pergi ke tempat cetak foto maka standar ukuran yang digunakan adalah seri R ini. 

    Seri ini memang dikhususkan untuk ukuran foto karena disesuaikan dengan bahan kertas

    foto itu sendiri.
    2R = 60mm x 90mm
    3R = 89mm x 127mm
    4R = 102mm x 152mm
    5R = 127mm x 178mm
    6R = 152mm x 203mm
    8R = 203mm x 254mm
    8R+ = 203mm x 305mm
    10R = 254mm x 305mm
    10R+ = 254mm x 381mm
    11R = 279mm x 356mm
    11R+ = 279mm x 432mm
    12R = 305mm x 381mm
    12R+ = 305mm x 465 mm
    14R = 284mm x 353mm
    17R = 305mm x 405mm
    19R = 305mm x 455mm

    5. Seri F
    Seri ini biasa disebut dengan Folio dan hanya ada satu ukuran. Biasanya digunakan untuk cetak 

    brosur sekolah, cetak brosur instansi, fotokopi, dokumen-dokumen dan lain sebagainya. Adapun ukuran 

    dari seri ini adalah 215 mm x 330 mm yang dikenal dengan nama F4.

    Demikian arti ukuran kertas standar internasional, semoga semakin memberikan tambahan wawasan 

    dan pengetahuan bagi Anda.

    Baca Lengkapnya
  • Dummy
    03/03/2017 - CetakPromo.com 1 Komentar
    5 Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat Company Profile

    Dalam merencanakan pembuatan company profile ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan agar 

    company profile yang anda ciptakan bisa diterima dengan baik semua informasi yang berada di dalamnya 

    oleh audience. Untuk itu, anda perlu memahami hal-hal penting berikut ini sebelum membuat desain 

    company profile.

    1. Konsep
    Pilihlah konsep yang sesuai dengan tujuan dan image perusahaan untuk mempermudah tahap-tahap 

    pembuatan compro.

    2. Konten
    Merancang sebuah compro harus memilki konten atau isi yang jelas dan mudah dipahami oleh 

    semua pihak yang bersangkutan dari tahap pengenalan hingga struktur dan infrastrukturnya
    (sejarah perusahaan, profil perusahaan, divisi bisnis yang ada, features, informasi 

    produk/jasa dan daftar klien).
    Pembuatan company profile harus faktual, akurat, lengkap, dan tidak boleh mengada-ada. 

    Karena merupakan gambaran perusahaan, company profile diusahakan mencakup segala hal sisi 

    perusahaan berdasarkan landasan filosofisnya, dan landasan filosofis merupakan karakter dan 

    kepribadian perusahaan.

    3. Diksi dan Ejaan
    Pemilihan kata yang dipakai dalam deskripsi di compro harus baik dan tepat, menggunakan
    ejaan formal. Dan disetiap kalimat pilihlah susunan kata-kata yang mudah dimengerti.

    4. Desain
    Tampilan sebuah compro harus baik dan tidak rumit untuk mempermudah pembacanya. 

    User interface dibuat semenarik mungkin. Desain harus representatif, sesuai dengan kesan, 

    karakter dan image yang telah dibangun dan ingin ditampilkan oleh perusahaan. Umumnya
    kesan, karakter dan image yang ditampilkan pada company profile itu formal/resmi, konservatif, 

    profesional, punya integritas, kredibel dan akuntabel.
    Agar desainnya terkesan tidak kaku, berilah porsi space untuk tampilan gambar, foto-foto serta 

    logo-logo perusahaan klien anda agar desain company profile lebih menarik dan lebih meyakinkan.


    5. Jumlah Halaman
    Sebelum mendesain untuk dicetak nanti, tentukan dahulu jumlah halaman yang anda butuhkan 

    yang sesuai dengan konten company profile anda dan yang sesuai juga dengan anggaran 

    cetak anda. Hal ini perlu dilakukan agar tidak membuang waktu anda dalam mendesain karena 

    jumlah halamannya yang kurang atau kelebihan sehingga anda harus merevisi desain.

    Selamat berkreasi.

    Baca Lengkapnya
  • 02/03/2017 - CetakPromo.com 0 Komentar
    Perbedaan Brosur Dengan Flyer

    Diantara kita mungkin masih ada yang bingung atau salah persepsi mengenai perbedaan 

    antara brosur dengan flyer. Sering juga orang tertukar dalam penyebutan kedua

    Baca Lengkapnya

Contact Us

Anda ingin pesan produk, konsultasi, atau ada pertanyaan seputar produk dan layanan kami. Silakan menghubungi kami di alamat ini atau mengisi form ini.

   Jl. Daan Mogot No. 3 i, Grogol, Jakarta, Indonesia
  + 62 81 6193 7806
support@cetakpromo.com
www.cetakpromo.com
 Jam Operasional:

  • Senin - Jumat (08.00-17.00 WIB)
  • Sabtu (09.00-13.00 WIB)

Social Media

Facebook icon

CetakPromo

Instagram icon

@cetakpromo

Twitter icon

@cetakpromo